Update on Anarchist Prisoners Involved in Vandalism (Tangerang and Bekasi, Indonesia)

A report written by the Anti-authoritarian Federation (FedAO) of Indonesia and an update to “Solidarity with Anarchist Prisoners in Tangerang and Bekasi in Indonesia.”

We are reproducing this here to signal boost this news to the international community.

Saturday, July 25th 2020; report written by the Anti-authoritarian Federation (FedAO).


Three anti-authoritarian detainees from Tangerang and Bekasi are currently undergoing a court trial. They were arrested on April 9, 2020 for spraying graffiti that said “sudah krisis, saatnya membakar” (there’s a crisis already, time to burn) and “melawan atau mati konyol” (fight or perish). They were charged with violating the Law of the Republic of Indonesia, No. 01, 1946, article 14 and/or article 15, and against the Criminal Code article 160. In lay terms, they are charged with the crime of “provocation,” for which the conviction could be up to 10 years of prison time.

At the beginning of their arrest and detention last April, the anti-authoritarian detainees experienced violence and isolation at the hands of the police. They were put in isolation for about one month in which the police prevented them from meeting with their families and legal assistance. With the support of their strong-willed families and friends, the anti-authoritarian detainees were able to secure the assistance from public lawyers of the Jakarta Legal Aid (Lembaga Bantuan Hukum—LBH). However despite this assistance, the police still tried to force the detainees and their families to change their legal representation from the LBH to lawyers appointed by the police department.

Since their first trial on June 15, 2020, the three anti-authoritarians have had 9 hearings already. The 10th hearing will be held on Wednesday, July 29, 2020 with the agenda of the examination of witnesses by the prosecutor. During the previous hearings, the legal defense repeatedly stressed that acts of vandalism are a violation of public order and therefore an indictment of 10 years in prison is not appropriate. According to their legal assistance, public order violations are only relevant given administrative sanctions in the form of reprimands or repainting the public facilities. Moreover, the police have made deviations from legal procedures, such as excessive violence and isolating detainees from legal assistance and families. Following the violence perpetrated by police, the legal assistance and families of the detainees reported these alleged violations to PROPAM last July 22, 2020. (PROPAM is the division of the Indonesian police in charge of professional accountability and internal security, an equivalent of an ombudsman for police.)

The two other detainees who were arrested with the three anti-authoritarians are underage and have been sentenced to 4-months imprisonment. Their confinement period will end on the beginning of August. So far, their families can only “visit” them virtually.

In addition to litigation assistance, several anti-authoritarian communities and individuals are continuing the campaign to contribute in various capacities in support the detainees.

In Solidarity,
Anti-authoritarian Federation (FedAO)
E-mail: fed.ao@protonmail.com

Posted in Kabar, Solidaritas | Tagged , , , , | Comments closed

Panduan Perlindungan dan Perawatan Covid-19 di Penjara

Asosiasi Herbalis Radikal telah membantu menerjemahkan panduan singkat tentang pencegahan sederhana virus Covid-19 di penjara. Terjemahan ini akan sia-sia jika ia hanya berada du web ini, cetak sebanyak-banyaknya dan sebarkan ke kawan atau keluarga yang tengah mendekam di penjara. Karena kita tidak bisa mengharapkan negara untuk berbuat baik pada para tahanan. Hancurkan seluruh penjara!

Kami bukanlah ahli medis yang berlisensi dan tidak mendiagnosis ataupun meresepkan obat.

Informasi yang kami bagikan di sini tidak dimaksudkan untuk menyembuhkan atau mengobati COVID-19. Ini adalah dukungan untuk para tahanan agar lebih percaya diri dan sebagai perlindungan mandiri dalam kondisi seperti sekarang.

Selebaran ini diterjemahkan oleh Asosiasi Herbalis Radikal dari “COVID-19/ Prison Holistic Self Care & Protection” yang diterbitkan oleh @solidarity.apothecary.

Unduh dan sebarkan. Selebaran ini anti hak cipta dan bebas digandakan di palanghitamanarkis.noblogs.org/unduh .
.
Untuk terlibat dan mendapatkan informasi lebih lanjut soal solidaritas tahanan, ikuti juga @palang__hitam.

Posted in Artikel, General, Kabar | Tagged , , , , , | Comments closed

Indonesia: Trial Update on Tangerang & Bekasi Anarchist Prisoners

SCROLL DOWN FOR ENGLISH

Kabar Tahanan Anarkis Tangerang dan Bekasi;

Kamis, 23 Juli 2020 sidang dengan agenda “saksi Mahkota” akan kembali digelar, sidang sebelumnya berlangsung dgn agenda pemeriksaan saksi dari jaksa penuntut umum.

Saksi JPU yang hadir dan memberi kesaksian, diantaranya warga sekitar TKP Vandalisme gagap dalam memberi kesaksian dan salah satu dari mereka justru melupakan waktu kejadian coret-coret tersebut. Selain warga, aparat yang terlibat dalam penangkapan juga turut menjadi saksi namun mereka mengelak tindakan represif yang terjadi. Read More »

Posted in Kabar | Tagged , , , , | Comments closed

Multiple Cities (Indonesia) : Day of International Solidarity for Rojava

Scroll Down for English version 

18-19 Juli 2020 kemarin adalah hari solidaritas internasional untuk Rojava, Women Defend Rojava, Internationalist Commune, Make Rojava Green Again, dan Riseup4Rojava, telah membuat seruan untuk melakukan tindakan solidaritas selama dua hari untuk melawan invasi Turki di #Basur (Kurdistan Selatan, Irak) dan #Rojava

Seperti para anarkis dan kelompok revolusioner lain diseluruh dunia, kami di Indonesia juga memiliki Read More »

Posted in Kabar, Solidaritas | Tagged , , , , , | Comments closed

Panggilan Aksi Solidaritas Internasional untuk Rojava

💥 LAWAN INVASI TURKI DI BASHUR DAN ROJAVA 💥⁣

🔈PANGGILAN AKSI INTERNASIONAL PADA 18 DAN 19 JULI!⁣

Kami -Women Defend Rojava, Internationalist Commune, Make Rojava Green Again, dan Riseup4Rojava-, menyerukan tindakan solidaritas selama dua hari untuk melawan invasi Turki di #Basur (Kurdistan Selatan, Irak) dan #Rojava

Mari berdemonstrasi, menduduki, memblokade, dan memprotes dengan segala cara diseluruh dunia, dan menunjukan perjuangan antifasis menentang kolonialisme, fasisme, patriarki, dan femisida, kerusakan ekologis, dan segala macam bentuk penindasan⁣

Oleh karena itu kami mengajak semua orang untuk bergabung dalam hari aksi solidaritas ini dan membagikannya dengan kami!!⁣

Panggilan global bisa dibaca di :⁣
https://riseup4rojava.org/call-for-global-action-days-on-the-18th-and-19th-july/⁣

Dan panggilan dari Make Rojava Green Again untuk mengajak semua gerakan ekologis bergabung :⁣
https://makerojavagreenagain.org/2020/07/03/make-rojava-green-again-call-for-action-days-on-the-18-th-and-19-th-july/⁣

#Riseup4Rojava⁣
#WomenDefendRojava⁣
#MakeRojavaGreenAgain⁣

————-⁣

Situasi terkini :⁣

“Pada 15 Juni, tentara Turki membom Maxmur dan Sengal. Beberapa hari kemudian mereka menyerang Basur (Kurdistan Selatan, Irak) dengan hujan puluhan bom tiap harinya sejak tanggal itu. Pada tanggal 23 mereka juga menyerang Rojava menggunakan drone, membunuh 3 wanita anggota Kongra Star, organisasi payung Gerakan Wanita di wilayah Kobane. Juga pada tanggal 25 drone lain milik Turki membunuh 8 warga sipil di provinsi Suleymaniya. Dan di wilayah pegunungan peperangan masih terus berlanjut.”

Posted in Kabar | Tagged , , | Comments closed

Solidaritas untuk Tahanan Anarkis Indonesia

Text : Free All Anarchist Prisoners

Scroll Down for English version 

Sebagai anarkis, tindakan langsung dan pemberontakan adalah jiwa dari anarkisme itu sendiri, sedangkan kurungan penjara dan penghinaan adalah konsekuensi dari setiap tindakan langsung yang kita ambil.

Jika kurungan adalah jawaban dari setiap tindakan langsung, berarti pasifisme adalah jawabannya kan? Sayangnya tidak, menyerah pada pasifisme berarti membiarkan leher kita terus diinjak dan semakin diinjak lagi!

Para kamerad kita di Tangerang dan Makassar telah memutuskan untuk melawan balik penindasan negara dan kini harus terkurung dipenjara, dan inilah tugas kita untuk memastikan mereka tidak sendirian! Kami melakukan sedikit dekorasi disebuah gedung tak terpakai beberapa hari lalu sebagai bentuk solidaritas kami, mari bersolidaritas!

Hormat kami untuk para tahanan anarkis Makassar dan Tangerang. Nyala api untuk penjara! Tiada anarki tanpa penghapusan penjara dan polisi!

Jaringan Anarkis Individual Tulungagung

[ENGLISH]

As anarchists we believe, direct action and insurrection is the soul of anarchism itself, while prison and humiliation are the consequences of every direct action we take.

If humiliation is the answer to every direct action, then pacifism is the answer right? Unfortunately not, giving up on pacifism means letting our necks stepped and getting stepped again!

Our comrades in Tangerang and Makassar have decided to fight back against state oppression and must now be locked up in prison, and this is our duty to ensure they are not alone! We did a little decoration in an unused building a few days ago as our solidarity, let’s make and spread solidarity!

Our hugs and love for Makassar and Tangerang anarchist prisoners. Fire for prison! No anarchy without abolition of prisons and police!

Tulungagung Anarchist Individual Network

Posted in Solidaritas | Tagged , , , , , | Comments closed

Surat dari Balik Teralis

Surat Dari Balik Teralis (Ditulis oleh Rio)

Kami sudah ditahan berbulan-bulan, diisolasi tidak boleh bertemu keluarga. Pada penangkapan awal, kami diintimidasi, polisi tidak langsung menjelaskan maksud kedatangannya. Mereka memaksa kami ikut ke kantor. Kami berdebat. Tiba-tiba salah satu dari mereka mengeluarkan laras panjang dan mengokang dan menodong kami. Saya meminta surat penangkapannya, namun tidak tertulis nama kami. Riski dan Aflah langsung diborgol disuruh duduk, wajahnya dipukuli. Setelah itu, kami dibawa ke Polres Tangerang. Disana kami dipaksa untuk BAP, kami meminta pendamping hukum LBH. Mereka bilang “sudah malam” dan “Tuhkan pasti LBH”. Riski dipisah, ia dipukuli, ditendangi. Ia punya uang cash sekitar 2 juta. Ia dipaksa mengakui bahwa uang itu adalah uang suruhan. Setelah itu, kami dipaksa tes urin, diawasi dan sempat dipukul double stick karena tidak kencing-kencing. Sesudah itu, saya dan Riski Riyanto dibawa ke TKP tempat coret-coret, di mobil kami dipukul beberapa kali. Setelah itu balik ke Polres. Sesudah itu kami bertiga diinterogasi terpisah. Saya sama Aflah, Riski berteriak dipukuli, kepalanya ditutup plastik hingga tak bernafas sambil dipukuli, Saya dan Aflah juga ditutup kepalanya hingga tak bernafas sambil terus dipukuli, dipaksa mengaku kalau kami dibayar. Read More »

Posted in Kabar | Comments closed

Trial Update on Tangerang Prisoners [Indonesia]

Scroll down for English version 

Sidang pada 22 Juni 2020 berlangsung dengan agenda eksepsi kawan-kawan tahanan anarkis Tangerang, pendamping hukum memaparkan berbagai praktik unfair trial yang dilakukan polisi terhadap mereka.

Saat ini mereka menunggu keputusan eksepsi diterima atau tidak. Sidang mereka akan berlanjut hari kamis, 25 Juni 2020 pukul 13.00 WIB, di Pengadilan Negeri Tangerang. Read More »

Posted in Kabar | Tagged , , , | Comments closed

11 Juni 2020, Pesan dari Jeremy Hammond

 

Jeremy Hammond adalah seorang anarkis dan hacktivis yang harus mendekam selama 10 tahun di penjara karena aksi peretasan sebuah situs intelejen dan menyebarkan datanya ke WikiLeaks. Pada hari solidaritas tahanan anarkis internasional, 11 Juni 2020 lalu Jeremy mengirimkan pesan dari balik jeruji penjara. Isi dari video bisa dibaca dibawah

Salam revolusioner, ini adalah Big Jerm. Saya mengirim pesan video ini untuk memperingati 11 Juni, Hari Solidaritas Internasional dengan Tahanan Anarkis Jangka Panjang.

Saya ingin memberikan penghormatan kepada kawan-kawan, Lockdown adalah saat yang sulit dan semoga tetap kuat, saya memberikan penghargaan kepada ABC, kiriman buku kepada para tahanan, kalender @certaindayscalendar , mereka yang menulis surat, mereka yang mengunjungi tahanan, mereka yang menghadiri tanggal pengadilan. Saya menghargai Anda.

Saya juga membuat video ini untuk menunjukkan beberapa karya seni yang saya buat untuk video ini. [Jeremy meraih sebuah barang dan terlihat membawa sebuah gambar.] Saya menggambarnya di sini, tertulis “Solidaritas 11 Juni”. [Saat dia berbicara, dia memegang gambar itu dekat dengan kamera.][Gambarnya sangat rinci, dengan lingkaran besar A di tengah dikelilingi oleh api merah. Di belakang lingkaran A ada orang yang berpegangan tangan. Di sekeliling lingkaran A, teks bertuliskan “Solidaritas 11 Juni”. Di luar lingkaran A ada banyak gambar yang lebih kecil.]

[Beberapa gambar yang lebih kecil termasuk menara penjaga penjara yang roboh, bendera merah dan hitam, bendera hitam, mobil polisi yang terbakar, orang-orang memegang spanduk yang bertuliskan “Hari Aksi Internasional! Bebaskan Tahanan Anarkis! ”, & Masih banyak lagi.] Read More »

Posted in Kabar, Solidaritas | Tagged , , | Comments closed

Indonesia: Trial Update on Tangerang Prisoners

Sidang pertama berlangsung pada 16 Juni 2020, pukul 4 sore dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Ri, R dan RJ. Mereka didakwa pasal 14 dan atau pasal 15 UU-RI No. 1 Tahun 1946 dan atau Pasal 160 KUHP.

Sidang akan dilanjutkan pada hari senin, 22 juni 2020 dengan agenda eksepsi. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan segara.

Semangat dan peluk hangat untuk semua tahanan anti-otoritarian 🌻


The first trial took place on June 16, 2020, at 4 pm with the agenda reading the charges against Ri, R and RJ. They indict article 14 and or article 15 of Law No. RI 1 of 1946 and or Article 160 of the Criminal Code.

The trial will resume on Monday, June 22, 2020 with an exception agenda. We will inform you of further developments.

Warm spirit and hugs for all anti-authoritarian prisoners 🌻

Posted in Kabar | Tagged , , , | Comments closed